Powered By Blogger
Feeling, Writing, and Sharing...
Peek-a-Boo to My Notes

Good Goodbyes & New Hellos

Saturday, April 21, 2018
“If you’re brave enough to say goodbye, life will reward you

with a new hello”



Hi, Kreaders… It’s me speaking

Inilah post yang menandakan kebangkitan blog gue :3 


Enjoy curhatan posting pertama gue di tahun 2018



Hasil gambar untuk new journey image






Penghujung tahun 2017 adalah critical period bagi kehidupan gue.
Bisa dibilang it was the lowest point of my life.

Tapi Bo’ong!

Not really the lowest. There’ll be another lowest points in anyone life journey. Since more mature you are, more life lessons you’ll get and those lessons getting more complicated and feel like harder than before. Ada beberapa titik yg gue anggap jurang; dari Galau jurusan, Skripshit, Nilai jeblok, Friendship Drama, Peak season, cinte bertepuk sebelah kaki, de el el. Sekarang kalo diinget lagi, penyebab galau masa lalu gue itu LEBAY. Sepele :p

Tapi, itulah cerminan diri kita semua di masa muda yang masih penuh kelabilan.
Life after college berjalan cukup mulus dengan kerikil kecil. Nyatanya dari pertengahan – akhir 2017 negara api menyerang. Ada yang lebih bikin aku terjatuh dan tak mampu bangkit lagi, aku tenggelam dalam lautan duka dalam~

Berkaca dari gue versi jaman old, gue bilang ke gue versi jaman now: 

"Gini doang, Jangan LEBAY. Badai pasti berlalu seperti lu bisa melewati semua tantangan di episode hidup masa lalu lo!"

So, end of 2017 was my turning point where I made my own decision and shape my own path. I just realized, the interesting part of making my own decision is every decision leads to consequences and “The one who is responsible to embrace and to live with those consequences is none but ME”

Thanks God disaat titik nadir terendah itu, I still got my sanity and positive mind.


Well, bacotan diatas cuma prologue


Climax of this story is MY RESIGNATION *evil-laugh*


Maybe later I’ll share a glimpse of my experience as an auditor in Big 4 Public Accounting Firm until I say sayonara to my unforgettable first job. Pastinya waktu yang gak lama itu menjadi “Once in a Lifetime Greatest Experience”. Once karena emang gua gak lanjut sebagai auditor external di KAP lagi *jaw dropped*

Pengen publish initial sih. Tapi, pasti ketauan lah (wong cuma ada 2 huruf, 3 huruf, 4 huruf, dan yang paling panjang hurufnya #IYKWIM ) Diriku gak mau blak-blakan soal itu :p
Postingnya kapan-kapan (kalo niat), ya J 

Long story short, pasca gue melepas hal besar di hidup gue itu, hal lain gue dapatkan di hidup gue. Hal itu bukan sesuatu yang tangible; contohnya, karir yang jelas-jelas bisa terlihat kalau gue memilih to stay where I was at that time. Semakin hari gue semakin mendapat pemahaman bahwa hal lain yang gue dapatkan itu menjadi saluran gue buat mendapatkan intangible asset yang akan terus naik valuenya, yaitu kedewasaan dan kematangan diri gue dari segi pola pikir dan hubungan dengan Tuhan dan sesama. Gue mungkin gak mendapatkan intangible asset ini kalau gue memilih to stay (Kenyataannya, keadaan saat itu gak segampang saat gue ngetik kalimat tadi. Pergumulan berat. Parah)

Bukan berarti juga, hal ini berlaku buat semua orang. Ada orang-orang yang justru harus stay where they are now, tetap di track yang sekarang karena disitulah mereka bisa self-upgrade. Tapi, gak sedikit juga yang malah akan menjadi better version of themselves saat mereka memilih to leave karena self-upgrade justru terjadi kalau mereka meninggalkan yang lama. But, leaving something behind is harder than welcoming something new. However, “If you’re brave enough to say goodbye, life will reward you with a new hello”


Saatnya mengakhiri bacotan ini, guys
I need to handle life MORE SERIOUS. No more live only for today with no plan, even for tomorrow. I do not give up but do surrender to God J

Itu yang gue jalanin saat memulai New Hello in my New Journey
Bijak yah? :3

Iya nih, kepala lagi dingin karena gue nulis ini sehabis keramas


*Gak ada yang nanya!*

0 comments:

Post a Comment

Komentar Anda